Hear Here!

Malam ini saya dapet SMS dari seorang kawan SMA. Isinya seperti ini:

Bismillah. Akan banyak cemoohan mungkin apabila kita melakukan sesuatu yang bertentangan dengan lingkungan padahal sesuai syariah (seperti contoh cemoohannya: “celana kurang bahan, berjenggot dianggap teroris, jilbab gede dan bercadar kayak ninja, dll).

Sadarkah mereka (orang yang mengolok-olok syariat). Apabila mereka menilik Qur’am surat At-Taubah:64-66, mereka pasti akan merinding akan ancaman terhadap mereka. Nasihat terakhir: orang yang berpegang teguh kepada Qur’an dan sunnah secara kaffah, bagaikan orang yang sedang memegang bara api yang amat panas, maka mintalah pertolongan kepada Allah dan janganlah kamu lemah.

     Betapa saya setuju dengan SMSnya. Bukan maksud saya sok alim atau bagaimana. Saya pribadi juga sampai sekarang masih agak takut kalau melihat perempuan berniqab. Tapi itu bukan menjadi masalah yang besar bagi saya. Selama mereka tak menganggu, saya fine-fine saja. Namun, yang banyak ditemui di lapangan adalah banyak orang mengolok-olok mereka. Lebih kepada cara mereka berpakaian yang dianggap “tidak wajar”, mengerikan, dan mengundang stigma entah teroris atau apalah itu namanya.

     Saya cuma mringis miris aja kalo ada teman yang terang-terangan mencela orang-orang tersebut, terlebih jika agamanya masih sama: Islam. Berasa miris karena secara langsung maupun tidak, bukankah dia mencela ajaran Tuhannya sendiri?

وَيْلٌ لِكُلِّ أَفَّاكٍ أَثِيمٍ * يَسْمَعُ آيَاتِ اللَّهِ تُتْلَى عَلَيْهِ ثُمَّ يُصِرُّ مُسْتَكْبِراً كَأَنْ لَمْ يَسْمَعْهَا فَبَشِّرْهُ بِعَذَابٍ أَلِيمٍ * وَإِذَا عَلِمَ مِنْ آيَاتِنَا شَيْئاً اتَّخَذَهَا هُزُواً أُولَئِكَ لَهُمْ عَذَابٌ مُهِينٌ

Kecelakaan besar bagi tiap-tiap orang yang banyak berdusta lagi banyak berdosa. Dia mendengar ayat-ayat Allah dibacakan kepadanya kemudian dia tetap menyombongkan diri seakan-akan dia tidak mendengarnya. Maka beri kabar gembiralah dia dengan adzab yang pedih. Dan apabila dia mengetahui barang sedikit tentang ayat-ayat Kami, maka ayat-ayat itu dijadikan olok-olok. Merekalah yang memperoleh adzab yang menghinakan.” (QS. Al Jaatsiyah: 7-9)

     Rasanya serem sendiri kalo nemu fenomena seperti ini. Betapa terkadang orang dibutakan oleh perspektifnya sendiri. Tanpa munafik, saya pun juga terkadang seperti itu. Ketika ego sampai pada puncaknya, rasanya sulit sekali mencoba menerima banyak perspektif. Tapi bagaimana jika datang sebuah perspektif yang kedudukannya lebih tinggi? Yaitu perspektif agama.

     Karena mereka berpakaian di lingkungan yang masyarakatnya tidak biasa berpakaian seperti itu, wajar jika mereka mendapat “pandangan” berbeda. Sebenernya vice versa aja sih. Kalo para pengolok itu ke negeri yang mayoritas masyarakatnya berpakaian seperti yang mereka olok, toh lak gantian dia yang dapet “pandangan” berbeda. Namun, jika sesuatu yang manut syariat agama mendapat cemoohan, akankah hal tersebut tetap menjadi wajar adanya?

     Pemikiran saya sederhana saja. Jika seseorang memutuskan gaya dia berpakaian, merasa nyaman dengannya dan merasa dengan begitu identitas diri, komunitas, atau agamanya tetap terjaga, just let them go that way. Jika mereka nyaman berpakaian minim atau warna norak sekalipun, namun mereka masih merasa nyaman, biarkan aja. Ya meski emang sepet sih dilihatnya. (-_-)

     Ini pemikiran saya pribadi. Jelas sangat subyektif dan lemah karena saya nggak bawa teori atau pemikiran tokoh terkemuka. Saya bukan manusia teori, kebetulan. Regardless the madzhab or whatever you call it and whether their way is seen as extreme or not, saya salut dengan cara mereka mempertahankan ajaran Allah. Yang dianggap buruk di mata manusia, belum tentu dianggap serupa di mata Allah. Vice versa.

Wallahu’alam bisshawab. Cmiiw.

Advertisements

One thought on “Hear Here!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s