Pelatihan Pengembangan Karakter – Day 1 Part 1

“Ayo cepat ke sini! Dimakan snack-nya! Sini duduk di dalam sini!”

     Gertakan dari kumpulan bapak-bapak berbaju ijo coreng-coreng menyambut kedatangan kami. Aku, Rira dan beberapa yang baru dateng semacam bingung dengan sambutannya. Enggak, enggak, bukan enggak terima. Kaget dan bingung aja. Selagi masih di luar, aku sempat melihat spanduk:

“Kalian itu sudah terlambat! Sana makan dulu snack-nya! Rangkaian acara yang harus kalian ikuti masih banyak!”

     Aku dan Rira cuma bengong sambil melihat satu sama lain. Sambil manut aja makan snack yang udah disediakan. Rira makan roti. Aku buka dus. Melihat isinya dengan seksama. Hmm.. enaknya makan apa dulu ya.. bingung e. Soalnya aku udah makan juga di rumah sebelum berangkat.

“Kamu udah makan belom ra?”, aku nanya.

“Udah sih tadi. Tapi aku ngikut aja sama bapaknya. Serem..”, kata Rira.

     Aku bingung sekali. Bayangpun! Di tengah kondisi yang dituntut untuk cepat makan snack, aku sempet-sempetnya berselimut kekalutan hanya untuk memutuskan snack mana yang enaknya dimakan duluan. -__-

     Ada roti, perkedel, kacang, air putih. Akhirnya aku milih perkedel karena ukurannya yang paling kecil. Pas itu, Rira udah menghabiskan setengah dari rotinya. Aku makan perkedelnya dalam 2 kali lahap (oke, ini nggak penting sebenernya). Sebenernya enek e. Lha perutnya masih keisi makanan rumah. Sisanya aku masukin tas. Habis nggak enak juga diliatin sama peserta lain yang udah duduk manis di tengah GOR.

     Kelar dengan per-snack-an, aku dan Rira langsung meluncur ke dalam. Ternyata lebih banyak lagi bapak-bapak berbaju ijo coreng-coreng di dalam mengatur barisan. Beberapa menit kemudian, banyak juga yang baru datang.

“Teman kalian itu ada yang jam 6 sudah datang! Kalian telat seperti ini! Malas!”

     Ha?? Jam 6?? Ajegile! Gue jam segitu tadi pagi masih berkutat dengan surat-surat dari penggemar yang baru aja dikirim pak pos. Percaya? Tidak? Baguslah.

     Jam menunjukkan pukul 8:15. Setelah dirasa cukup nunggu Zayn Malik peserta yang pada dateng telat, acara dimulaai..! *pukul gong*

     Selamat datang di acara Pelatihan Pengembangan Karakter Mahasiswa UNY! Acara yang bertajuk “Tangguh Ksatria, Daya Juang Tinggi, Anti Kekerasan, Anti Korupsi dan Anti Narkoba” ini, bakal dilangsungkan selama 2 hari berturut-turut: Sabtu dan Minggu (22 dan 23 September 2012). Bertempat di GOR UNY, sejumlah 1000an mahasiswa yang terdaftar sebagai peserta akan digembleng dan diberi penyuluhan terkait dengan tema yang diangkat. Meskipun.. tadi pagi yang dateng sekitar 700an ajah.

     Well, aku nggak nyangka aja kalo ternyata pelatihannya bakal dipandu langsung sama bapak-bapak berbaju ijo coreng-coreng yang tiada lain tiada bukan adalah bapak-bapak dari Kopassus. Wuuiiiih.. cadaaas men! :O Baru sekali ini gue ikut pelatihan dipandu langsyung sama Kopassus, lengkap dengan kemiliterannya.

     Selesai sambutan-sambutan dan pembukaan acara secara resmi oleh pak Rektor, giliran hatiku rangkaian acara diserahkan sepenuhnya pada tim Kopassus. Kami disuguhi sajian film profil Kopassus. Jujur ya tuips.. aku suka banget! Serasa nonton film action. Serasa nonton film The Raid. Ulala~ lengkap dengan suara peluru dan bomnya, adegan nyusup-nyusupnya. Beuh! Favorit lah! 😀

     Film selesai, kami yang kala itu duduk masih asal barisan, kemudian ditata sedemikian rupa sehingga membentuk 6 peleton dimana masing-masing peleton terdiri dari 60 orang. Yang sakit, punya asma, pernah patah tulang, dibentuk barisan tersendiri. Lalu agenda pun dimulai……….

1. Senam

     Ketika mendengar kata senam, apa yang terlintas di benak kalian? Aerobik? Poco-poco? Iya aku kira bakal semacam itu. Aku sih ayok-ayok aja kalo mau senam. Pas banget belom olahraga! haha.. Ada beberapa kode-kode sebelum melakukan gerakan. Tapi susah deh bok mau dijelasin di sini. Pokoknya pake teriak, “UNY!” gitu.

     Senam yang dilakukan cuma squad jump (bener nggak tulisannya?). Weits! Jangan salah. Tep ada aturan mainnya. Kalo disuruhnya 3 kali hitungan, yang cuma segitu, nggak boleh lebih, ataupun kurang. Ketika ada yang kelebihan gerakan kerna nggak konsentrasi, dikerjain, ditambah lagi hitungannya. Gituuuu terus. Heran gue, ini apa mau diulangin sampe gue sama Zayn Malik tunangan?? Jujur, aku sih menikmati aja senamnya.

“Tuh! Wajah-wajah dongkol kalian mulai kelihatan! Udah, dongkol aja! Kami malah seneng bikin orang dongkol! Nggapapa, makin awet muda kok.”, teriak salah seorang pelatih. Ceritanya nyinyir yang udah mulai kesel gegara ngulangin gerakan terus. Ya salah sendiri nggak konsentrasi.

     Wealah kakak.. ini kesempatan olahraga, dimanpaatin dong kakak. Jangan dongkol gitu ah :3

“Kalian itu salah-salah terus karena di hati kalian itu belum ikhlas! Konsentrasi! Laksanakan dengan senang hati! Kerjaan itu kalo dilakukan dengan senang hati, selesainya juga cepat!”

Wah betul, betul, betul!

“Ingat! Aturannya nggak boleh keliatan giginya! Diem, nggak keliatan giginya gitu aja udah cantik kok!”

Wah.. digombalin kakak prajurit! >,<

     After million times of trying, akhirnya berhasil juga tanpa ada salah-salah. Tapi ketika dicoba sekali lagi, yaaah.. ada yang nggak konsen lagi. 😐

“Tuh! Baru sekali lagi sudah salah lagi! Konsentrasi!”

Nah lho! Rasain dah dibentak. Yaa dibentaknya secara general kok (.__.)

     Kawan, ada yang tau nggak esensi dari senam tadi? Ternyata senamnya nggak sembarang senam lho! Ini ada filosofinya.

     Senam tadi dinamakan Senam Konsentrasi. Esensinya: ketika kita dikasih jatah sekian, ya lakukan sekian. Jangan dikurangi atau dilebihkan, itu ibaratnya sama saja memakan hak orang lain. Gilak! Keren abis kan filosofinya. 🙂

Senam dan istirahat sebentar selesai… agenda selanjutnya adalah….

2. Pelatihan Baris-berbaris

“Di sini, kalian akan kami gembleng untuk menjadi pribadi yang tangguh. Kami tidak ingin masa depan negara ini dipegang oleh orang-orang yang cengeng! Dan kami harapkan itu tidak ada dalam diri kalian!”, jelas seorang Sersan.

“Kami akan mengajarkan pelatihan dasar baris-berbaris.”

 AP.. AP.. AP.. APPPAA??! P.. P.. Pardon me.. Would you please repeat that line??

“Kami akan mengajarkan pelatihan dasar baris-berbaris.”

     AP.. AP.. AP.. APPAAA??! *zoom in zoom out* My God.. I can’t believe it! Am I dreaming? Ow ow ow my God. This-is-so-unbelievable. Ow ow ow. Baris-berbaris, you said??  This-is-so-uh-lalaaaa~ 😀

     O, men! Lo tau abis kalo gue lagi kangen gilak sama yang namanya baris! Begitu denger kabar itu, serasa ada angin sepoy-sepoy meniupkan telingaku lalu membuncahkan hatiku. Ini semacam rindu yang akhirnya terlampiaskan. Asik nih! 🙂

     Kira-kira.. apa yang akan terjadi selanjutnya?? Dengan peserta lainnya. Dengan diriku yang tengah sumringah sendiri. Kalo kamu liat mukaku pas itu, mungkin bakal susah ngebedain cengiranku sama cengirannya kuda. Soalnya aku pasti nggak mau kalah lebar. Heheeee.. 😀

-bersambung-

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s